"Therefore, whatever you want men to do to you, do also to them, for this is the Law and the Prophets. Mat 7:12
Thursday, May 04, 2006
Siapa Yang Tidak?
Saya memarkir mobil saya di depan sebuah mall dan mengelapnya. Saya baru saja keluar dari tempat pencucian mobil dan menunggu isteri saya selesai bekerja. Menuju ke arah saya, menyeberangi jalan, seseorang yang biasa disebut gelandangan. Dari penampilannya, tampak ia tak mempunyai mobil, tak memiliki rumah dan tak mempunyai pakaian bersih.Ada kalanya kita merasa kasihan dan bermurah hati, tetapi ada kalanya pula kita merasa tidak ingin diganggu. Kali itu rasa "tak ingin diganggu" itu yang ada pada saya."Mudah-mudahan ia tak meminta uang," kata saya dalam hati. Dan memang ia tidak melakukan itu. Dia datang lalu duduk di pinggiran jalan di depan sebuah halte bis tapi tampaknya ia tak punya uang sekalipun hanya untuk naik bis. Setelah beberapa menit ia berbicara."Mobil yang bagus ya," katanya.Ia kusam tetapi tampak memancar sinar kewibawaan pada dirinya.Janggutnya yang pirang dan kusut membuat wajahnya hangat.Saya berkata, "Terima kasih," dan melanjutkan mengelap mobil.Dia duduk di situ diam saja sementara saya bekerja. Permintaan uang, yang saya duga akan ia ucapkan, tak pernah keluar dari mulutnya. Keheningan di antara kami mendorong saya untuk bertanya, "Apakah Anda memerlukan bantuan?" Saya mengharapkan dia akan menjawab "ya", tetapi ia hanya mengucapkan tiga kata sederhana yang tak akan pernah saya lupakan."Siapa yang tidak?", katanya.Saya merasa besar dan kuat, sukses dan penting, lebih dari gelandangan di pinggir jalan itu sampai ketiga kata itu terlontar pada saya bagaikan tembakan dari senapan.Siapa yang tidak? Saya juga memerlukan bantuan. Mungkin bukan untuk tiket bis atau tempat bernaung, tetapi saya juga perlu bantuan. Saya mengeluarkan dompet dan memberikan uang padanya bukan hanya untuk naik bis tetapi juga untuk makanan hangat dan tempat menginap.Ketiga kata itu masih mengiangkan kebenaran. Apapun yang Anda miliki, apapun yang telah Anda capai, Anda tetap memerlukan bantuan. Sekecil apapun yang Anda miliki, sebesar apapun masalah yang Anda hadapi, bahkan tanpa uang dan tempat bernaung, Anda dapat memberikan bantuan. Sekalipun tanpa balasan, Anda dapat memberikannya. Anda tak pernah tahu, bisa jadi suatu ketika datang seseorang yang tampaknya memiliki segalanya. Tetapi dia mengharapkan Anda memberikan sesuatu yang tidak ia miliki. Suatu perspektif hidup yang beda, kilasan sesuatu yang indah, suatu kelegaan di tengah kekacauan hidup sehari-hari.Mungkin orang itu hanyalah tunawisma yang sedang mondar-mandir di jalanan. Mungkin ia lebih dari itu. Mungkin waktu itu Tuhan memanggil seorang malaikat, menyuruhnya berpakaian seperti gelandangan, dan Ia berkata, "Layanilah orang yang sedang mengelap mobil itu, orang itu perlu bantuan."Siapa yang tidak?
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment